RSS

Category Archives: Lihat lebih dalam

Hewan Tercepat di Dunia…

Kalau kita berbicara tentang hewan tercepat di muka Bumi, maka seringkali kita mengaitkannya dengan cheetah, spesies kucing besar yang hidup di dataran Afrika. Diduga kecepatan kucing ini berkisar pada angka 70 mph (114 km/jam). Namun, tahukah kamu bahwa hewan tercepat sebenarnya dipegang oleh seekor burung yang bernama The Peregrine Falcon (Falco peregrinus) dengan kecepatan yang pernah tercatat adalah 390 km/jam (242.3 mph)! Bandingkan dengan kecepatan tertinggi yang pernah dicapai oleh mobil balap F1 yang hanya berkisar pada angka 370 km/jam (229mph)! Hewan yang memiliki populasi tersebar di seluruh benua kecuali Antartika ini mulai terancam punah akibat rusaknya habitat tempat mereka tinggal oleh aktivitas manusia.

 
Leave a comment

Posted by on May 22, 2010 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

Inovasi

Merancang Strategi

Hidup barangkali kini terasa makin nyaman, dan untuk itu kita layak

memberikan ucapan terima kasih pada para inovator yang telah

mempersembahkan aneka produk inovatif dihadapan kita. Dua dekade

silam, kita mungkin tak pernah membayangkan betapa kita bisa

melayangkan sederet kalimat romantis pada kekasih kita melalui

medium SMS. Atau, juga melakukan chatting dengan kawan

diseberang samudera melalui fasilitas internet. Karena itu, siapa tahu

dua puluh lima tahun lagi kita bisa menikmati mobil terbang,

melayang diatas jalanan kota Jakarta sambil menikmati pemandangan

emas menara Monas? Read the rest of this entry »

 
7 Comments

Posted by on March 31, 2009 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

PELAJARAN HIDUP

PELAJARAN HIDUP

Ode To My Family

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu

Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan

Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang

Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna

Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah

Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah

Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah

Sebagai balasannya, kau berteriak : ” NGGAK MAU ! “

Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola

Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga

Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim

Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu

Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu

Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih

Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang

hingga pesta ulang tahun Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2009 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

CINTA SEJATI SEORANG IBU TERHADAP ANAK-ANAKNYA

CINTA SEJATI SEORANG IBU TERHADAP ANAK-ANAKNYA

Wanita itu sudah tua, namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang dikeluarkannya selalu menjadi pendorong dan bualan orang disekitarnya. Maklumlah, ia memang seorang penyair dua zaman, maka tidak kurang pula bercakap dalam bentuk syair. Al-Khansa bin Amru, demikianlah nama wanita itu. Dia merupakan wanita yang terkenal cantik dan pandai di kalangan orang Arab. Dia pernah bersyair mengenang kematian saudaranya yang bernama Sakhr :

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2009 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

ANTARA SABAR DAN MENGELUH

ANTARA SABAR DAN MENGELUH

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Diwaktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.
“Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati.”
Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, “Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan seorang pun yang menyekutuinya aku dalam hal ini.”

Abu Hassan bertanya, “Bagaimana hal yang merisaukanmu ?”
Wanita itu menjawab, “Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, “Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?”
Jawab adiknya, “Baiklah kalau begitu ?”

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2009 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 160 other followers