RSS

Jaringan Komputer

02 Feb

Dasar Jaringan Komputer

A. Sistem Komunikasi

Sistem komunikasi membutuhkan medium sebagai pembawa sinyal (carrier). Sistem transmisi sinyal berupa kabel, GEM (RF), dan cahaya. Untuk dapat menyampaikan data, sistem komunikasi juga membutuhkan aturan (rule/protocol). Sistem Komunikasi sendiri dalah sebuah sistem kompleks yang dibangun dari medium transmisi, carrier, dan protokol.

Protokol komunikasi (Communication protocol) adalah satu set aturan yang dibuat untuk mrngontrol pertukaran data antar node (misalkan komputer), termasuk proses inisialisasi, verifikasi, cara berkomunikasi, dan cara memutuskan komunikasi. Jaringan komunikasi ini memungkinkan adanya komunikasi antar pengguna komputer, baik melalui email, chatting voice, atau video. Jika membutukkan semua aplikasi di atas, tampaknya jaringan komputer adalah solusi yang dapat menyediakan sarana komunikasi secara efektif. Intinya protokol itu berfungsi sebagai berikut :

1. Agar sebuah komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain, kedua komputer tersebut harus membutuhkan kesepakatan tentang tata cara berkomunikasi. Tata cara atau aturan komunikasi ini yang disebut dengan protokol.

2. Mendefinisikan apa yang dikomunikasikan, bagaimana, dan kapan terjadinya komunikasi.

Ada tiga protokol jaringan yang sering digunakan sebagai berikut :

1. Net BEUI (NetBIOS Extended User Interface), menggunkan aturan penaman dengan 16 karakter, 15 karakter untuk nama dan 1 karakter untuk tipe dari entity. NetBEUI tidak memiliki kemampuan routing, sehingga jaringan dengan NetBEUI bersifat lokal, atau tidak bisa menghubungkan dua jaringan NetBEUI.

2. IPX/SPX (Interface/Sequence Packet eXchange), merupakan pengembangan dari NetBEUI dengan penambahan kemampuan routing dan remote console.

3. TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol), menggunakan aturan penamaan dengan beberapa angka numerik yang dipisahkan dengantitik (dot decimal). TCP/IP merupakan protokol jaringan yang paling banyak digunakan, karena didorong dari kenyataan internet menggunakan protokol TCP/IP.

B. Jaringan Komputer

Jaringan komputer (computer network) dapat diartikan sebagai dua atau lebih komputer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi, melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi, dan berbagai perangkat keras.

Perbedaan mendasar dari jaringan komputer dan komunikasi data sebagai berikut :

1. Komunikasi data lebih cenderung pada keandalan dan efisiensi transfer sejumlah bit-bit dari satu titik ke tujuannya.

2. Jaringan komputer menggunakan teknik komunikasi data, tetapi lebih mementingkan arti dari tiap bit dalam proses pengiriman hingga diterima ditujuannya. Perinsipnya, data yang ada pada sebuah host dikirim melewati aturan (protokol yang ada), kemudian dilanjutkan melalui kartu jaringan dan media transportasi (wire atau wireless). Selanjutnya data diterima kembali oleh kartu jaringan sesuai dengan tujuan data, kemudian dicocokan dengan aturan yang brlaku, setelah itu data dapat diakses pada host tujuan.

a. Perlunya Jaringan Komputer

Awalnya komputer didefinisikan sebagai sistem yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga manuasia sebagai brainware-nya. Namun saat ini, sebuah sistem komputer didefinisikan sebagai perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan, manuasia tetap berdiri sebagai pengelola yang membangun sistem, memberikan perintah, dan menjaganya.

b. Manfaat Jaringan Komputer

Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dalam suatu jaringan komputer. Manfaat-manfaat tersebut sebagai berikut :

1. Jaringan komputer memungkinkan seseorang untuk mengakses file yang dimilikinya, atau file orang lain yang telah diijinkan untuk diakses, dimana pun dan kapan pun.

2. Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data berlangsung secara cepat dan efisien.

3. Jaringan komputer memungkinkan adanya sharing hardware atntar client-nya.

4. Jaringan komputer memungkinkan seseorang berhubungan denganorang lain di berbagai negara dengan meggunakan via komunikasi teks, gambar, audio, dan video secara real time.

5. Jaringan komputer dapat menekan biaya operasional, seperti pemakaian kertas, pengiriman surat atau berkas, telepon dan pembelian hardware.

c. Tipe Jaringan

Beberapa tipe jaringan komputer sebagai berikut :

1. Peer to peer (workgroup). Pada jaringan tipe ini semua komputer berkedudukan sama, dapat bertindak sebagai sebuah PC client (information requestor) maupun PC server (information provider).

2. Client server (domain). Pada jaringan tipe ini terdapat sebuah PC server yang berfungsi untuk mengatur dan membagikan informasi ke setiap PC client yang terhubung dengannya. Server (pelayan) menyediakan sarana pada client (pemakai jasa) untuk mengambil data, sharing perangkat keras, dan mengonfigurasi security pada suatu jaringan.

3. Dump terminal. Model jaringan ini menjadikan seluruh sistem terpusat k server (sistem operasi, aplikasi, storage, dan media lainnya akan terpusat di server). Hanya ada LAN card yang sudah dikonfigurasi agar waktu dinyalakan dapat langsung tersambung ke server.

Pada sisi client yang menggunakan tipe jaringan ini, berupa komputer lama yang sudah tidak terpakai lagi, atau juga bisa membeli perangkat khusus yang ditujukan untuk tipe jaringan model ini. Diantara contoh perangkat yang sering dipakai adalah office station, office star, dan optoma. Alat ini cocok sekali untuk perusahaan kecil menengah, penghematan luar biasa, maintenance yang sangat mudah, keamanan data lebih terjamin, dan administrator jaringan hanya menjaga servernya saja.

C. Jaringan Komputer Berdasarkan Area

Pada dasarnya jaringan komputer dapat dibedakan berdasakan luasan area yang dapat dijangkau oleh jaringan itu sendiri. Hal ini berarti luasan area dapat ditentukan berdasarkan jarak/jangkauan dari jaringan itu. Namun dengan berkembangnya teknologi dari jaringan komputer, ada pertimbangan lain yang dapat mengubah penggolongan tersebut. Misalnya saja pertimbangan mengenai peralatan yang digunakan, fasilitas, dan beberapa hal lain.

Alat-alat yang menjadi bahan pertimbangan sebagai berikut :

1. Router

2. Gateway

3. Bridge

4. Repeater

Semua peralatan di atas dipertimbangakan, karena dari alat ini dapat terlihat jangkauan area jaringan dan luasan segmen yang digunakan.

Berdasarkan kriteria di atas, ada 4 kelompok jaringan yang dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. LAN (Local Area Network)

Biasanya menghubungkan antar-komputer satu dengan komputer lainnya, atau bisa juga node satu dengan node lainnya. Daerah jangkauan LAN yang tidak terlalu jauh, misalnya saja dalam suatu ruangan atau dalam suatu area dengan radius antara 100 M sampai 2.000 M, tergantung dari kabel yang digunakan.

Penerapan jaringan ini biasanya dibangun untuk perkantoran skala kecil (UKM = Usaha Kecil Menengah). Jika diterapkan pada perusahaan besar, diletakkan dalam ruang lingkup per departemen-nya.

Kecepatan pada jaringan lokal relatif cukup tinggi, mulai dari 1, 10, 100 sampai 1.000 Mbps. Jika dilihat dari segi kecepatan ini, tidak hanya transfer teks saja yang didukungnya, transfer data berupa grafis, audio, dan video pun sangatlah memungkinkan juga.

Jika tersedia dua buah komputer masing-masing memiliki Network Interface Card/NIC atau kartu jaringan/LAN card, yang terintegrasi dengan suatu sistem operasi yang mendukung jaringan komputer, dapat dikatakan bahwa kita telah membuat sebuah jaringan lokal.

Jaringan lokal tidak terlalu sulit dalam perawatannya, dikarenakan terminal yang digunakan belum terlalu banyak, serta cakupan area yang masih kecil, sehimgga seorang teknisi jaringan tidak akan banyak mengalami kesulitan dalam me-maintenance jaringan-nya.

2. Inter-Network

Disebut juga inter jaringan adalah pengembangan dari jaringan lokal. Misalnya pada suatu kantor besar, komputer setiap departemen akan digabungkan menjadi satu dengan departemen yag lainnya, berarti administrator jaringan menggabungkan dua jaringan lokal yang ada.

Pada implementasinya nanti membutuhkan suatu device untuk menggabungkan antar dua segmen. Device tersebut antara lain bridge, repeater, router, atau gateway yang berfungsi untuk menjembatani dan sebagai perpanjangan dari suatu segmen jaringan lokal.

Kendala yang sering terjadi di lapangan adalah jika sebelumnya jaringan lokal tidak disiapkan untuk dilakukan pengembangan ke depan. Misalnya, akan digabungkan dengan segmen-segmen lain yang nantinya akan tercipta kumpulan jaringan lokal yang besar.

Menggunakan NIC dengan kecepatan 10 Mbps, dapat di-upgrade menjadi kecepatan 100 Mbps, seluruh NIC kecepatan 10 Mbps harus diganti. Untuk saat ini jika akan membangun suatu jaringan komputer, ada baiknya menggunakan NIC dengan kecepatan maksimal 1.000 Mbps, jika memungkinkan gunakan yang 10.000 Mbps (10 Gb). Namun jika tidak memungkinkan, dengan kecepatan 100 Mbps pun sudah cukup.

3. MAN (Metropolitan Area Network)

Jika suatu instansi atau perusahaan memiliki cabang dalam satu ota, yang kira-kira mempunyai radius 10-50 Km, jaringan ini dengan jaringan MAN.

Ada dua pilihan untuk membuat jaringan MAN ini :

1. Pertama kita membutuhkan jasa perusahaan komunikasi untuk dapat menghubungkan perusahaan cabang yang ada.

2. Kedua dengan menggunakan teknologi wireless.

Ini semua tergantung dari aplikasi yang digunakan oleh perusahaan tersebut, apakah aplikasinya membutuhkan kecepatan yang tinggi, aplikasi yang ada tidak membutuhkan koneksi jaringan yang cepat, atau sekedar laopran-laporan antar cabang yang datanya tidak harus dikirimkan dengan segera. Pengguna jaringan biasanya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa, contohnya sebagai berikut :

1. Perbankan

2. Perguruan tinggi

3. Mini market

Perusahaan-perusahaan di atas membutuhkan data yang terintegrasi dari berbagai terminal yang berada di tempat yang berbeda, sehingga kantor pusat dapat melakukan pengontrolan dan kordinasi bersama di setiap cabangnya. Iniberarti pimpinan dari perusahaan tersebut dapat berkomunikasi dan berdiskusi dengan para pimpinan di setiap cabangnya. Tidak perlu pergi ke setiap cabang untuk memberikan perintah.

4. Wide Area Network (Jaringan dengan Skala Luas)

Jaringan komputer ini merupakan gabungan dari ketiga jaringan di atas yang telah mengalami pengembangan infrastruktur jaringan sehingga jarak cakupannya semakin jauh (antarkota, propinsi, bahkan negara).

Fungsi jaringannya hampir sama dengan fungsi jaringan pada MAN. Untuk membangun infratruktur ini, jaringan benar-benar membutuhkan perpanjangan perusahaan lain untuk dapat mengoneksikan jaringan di setiap cabangnya. Dengan kata lain bahwa kita membutuhkanjaringan lain yang dimiliki oleh perusahaan yang spesialisasi bergerak di bidang komunikasi (misal: Telkom atau Indosat).

Infrastruktur yang digunakan oleh jaringan ini bisa jadi lebih murah bila dibandingkan dengan jaringan MAN. Namun, ada biaya tambahan untuk setiap bulan atau tahunnya yang kita bayarkan kepada perusahaan komunikasi tempat perpanjangan infrastruktur jaringan komputer yang kita miliki.

Untuk saat in, kecepatan transfer pada jaringan ini sangatlah rendah (sampai saat ini hanya pada kisaran 2 Mbps).

Jaraknya yang sangat jauh dan sudah tidak memungkinkan lagi jika media transmisi menggunakan kabel, alternatif yang digunakan adalah melalui VSAT (Very Small Aperture) atau menggunakan teknologi ISDN (Integrated Service Digital Network).

Kecepatan Transmisi Jaringan

A. Network Speed

Teknologi jaringan komputer dapat dipilah-pilah berdasarkan kecepatan dan media transmisi yang digunakan. Jika dilihat dari kecepatan jaringan komputer, dapat disimpulkan bahwa ada 4 kategori jaringan komputer sebagai berikut :

1. Jaringan komputer dengan kecepatan rendah (low speed network). Jaringan dengan kategori ini biasanya memiliki kecepatan kurang dari 1 Mbps dan jarang digunakan oleh perusahaan-perusahaan pengguna jaringan. Kategori ini hanya untuk percobaan di laboratorium jaringan komputer.

2. Jaringan dengan kecepatan sedang (medium speed network). Kategori jaringan dengan speed midle ini adalah berkisar 1-20 Mbps. Kategori ini dapat digunakan oleh perusahaan kecil yang tidak terlalu mementingkan kecepatan transfer data. Bermodalkan ethernet card, NIC (atau kartu jaringan 10 Mbps). Kabel coaxial, conector RG 58, dan T conector (HUB), kita sudah dapat membangun jaringan dengan kategori ini.

3. Jaringan komputer kecepatan tinggi (high speed network). Kecepatan lebih dari 20 Mbps termasuk dalam kategori ini. Transmisi data tidak hanya berupa teks, tetapi bisa juga berupa gambar. Teknologi lokal network untuk kategori ini diantaranya adalah FDDI, ATM, 100 VG any Lan, dan ethernet.

4. Jaringan komputer sangat cepat (super high speed network). Sering dipakai oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jaringan komputer pada umumnya. Hingga saat ini kecepatan yang bisa dicapai adalah 10 Gbps. Dengan kecepatan ini, tidak hanya data teks dan grafis saja, tetapi bisa juga dilewati oleh voice dan video, bisa juga dilalui oleh streaming video. Teknologi jaringan yang digunakan ialah ethernet dan fiber.

B. Perkembangan Jaringan

Meningkatnya kebutuhan akan jaringan komputer membuat jaringan kecil atau lokal terus berkembang (untuk dapat berintegrasi dengan jaringan lain). Baik itu jaringan pada divisi lain yang berada di dalam kantor, atau bahkan jaringan lain yang berada di luar kantor, sehingga jaringan yang ada akan menjadi satu kesatuan.

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwa untuk menggabungkan jaringan lokal satu dengan yang lainnya dibutuhkan alat tambahan. Bridge atau router dapat dimanfaatkan.

C. Tulang Punggung Jaringan (Backbone)

Jika integrasi antar jaringan lokal membutuhkan kecepatan yang tinggi, sangatlah dibutuhkan tulang punggung jaringan atau backbone yang benar-benar baik. Backbone adalah saluran atau koneksi berkecepatan tinggi yang menjadi lintasan utama dalam sebuah jaringan. Network backbone adalah network yang menghubungkan beberpa jaringan dengan kecepatan rendah melalui gateway.

Dengan menggunakan jaringan backbone, masalah kecepatan interkoneksi antar jaringan lokal dapat teratasi. Sebenarnya bisa saja bila kita hanya menggunakan kabel jaringan UTP untuk menggabungkan antar jaringan lokal tersebut, tetapi akan sangat terasa sekali lambatnya. Penyebabnya, kabel UTP biasanya hanya bisa dilewati dengan kecepatan data hingga 100Mbps, jaringan backbone bisa memuat hingga 10 Gbps.

Alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan backbone, misal: bridge bisa digantikan dengan switch yang memiliki kecepatan antara 1-10 Gbps. Selain itu kita bisa menggunakan konverter yang mengubah kecepatan 100 Mbps ke 1 Gbps.

D. HUB

Untuk menyambung atau menghubungkan komputer biasanya menggunakan HUB. HUB bekerja dengan metode broadcast, sehingga semua port yang ada akan menerima broadcast ini. Dengan metode broadcast, sering terjadi tabrakan (domain collision), akhirnya akan memperlambat akses jaringan. Selain lambat karena terjadinya domain collision, HUB juga akan membagi bandwidth keseluruhan dalam jumlah port.

Radio atau wireless LAN kebanyakan menggunakan metode HUB, jadi kecepatannya akan berkurang kalau penggunanya bertambah. Satu terminal hang mengakibatkan terminal yang terhubung juga hang.

E. Switch

Switch bekerja dengan metode akses tabel MAC address (alamat fisik kartu jaringan). Sinyal akan dipancarkan dari satu port ke port yang dituju, tidak akan di-broadcast ke port yang tidak dituju. Jadi ini adalah solusi ubtuk mengatasi domain collision dan penurunan kecepatan kerja dalam satu jaringan komputer.

F. Bridge

Untuk mengurangi terjadinya domain collision, Anda diasarankan menggunakan BRIDGE (agar jumlah komputernya menjadi berkurang).

Pada Microsoft Windows, mulai dari XP, telah disertakan fungsi BRIDGE ini, dengan memiliki minimal 2 LAN card kita dapat membuat sebuah BRIDGE.

Penggunaan BRIDGE masih menyebabkan terjadinya doamin collision di masing-masing grup, dan akan terjadi broadcast collision karena adanya penukaran data dari satu grup ke grup lainnya. Selain itu BRIDGE juga akan meneruskan semua protokol yang ada.

G. Router

Untuk menghindari terjadinya broadcast collision dan alaing meneruskan protokol, perlu digunakan router. Dengan router, protokol yang dilewatkan hanya TCP/IP saja. Router juga untuk mengarahkan IP Address dari satu jaringan ke jaringan lain.

Fungsinya benar-benar tepat untuk mendukung jaringan yang kita miliki. Kita pun harus membayar mahal untuk teknologi ini. Namun, dengan berkembangnya teknologi jaringan saat ini, fungsi kerja dan manfaat dari hardware router ini dapat digantikan dengan software router yang banyak sekali di pasaran. Bahkan dengan menggunakan Linux, kita bisa gratis mendapatkannya, tetapi tetap saja tidak sebaik router aslinya.

Jenis-Jenis Media Transmisi Komputer

Saat ini ada beberapa tipe dan jenis kabel yang digunakan untuk suatu jaringan. Kabel twisted pair (ada 2 tipe, UTP dan STP), coaxial, dan fiber optik adalah yang populer.

Kabel yang paling umum dan mudah pemasangannya adalah kabel jenis coaxial. Namun sesuai perkembangan HUB atau concentrator penggunanya, perkembangannya kabel UTP mulai dilirik. Selain hargnya tidak terlalu mahal, kemampuannya bisa diandalkan, hingga saat ini beberapa jenis kabel sudah dapat menyamai, bahkan mengungguli teknologi fiber optik.

Kabel lain yang sangat populer adalah Fiber Optik (F/O). Kabel jenis ini sangat mahal harganya, tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data sangat tinggi, walaupun nanti akan ada pesaing yang lebih murah dengan kecepatan yang lebih tinggi.

WIRELESS (Teknologi Tanpa Kabel)

Teknologi wireless merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat untuk mengganti teknologi jaringan yang lama yang masih menggunakan banyak kabel. Memakai teknologi wireless akan mendapat banyak keuntungan, pengguna tidak dibatasi ruang gerak, tetapi hanya dibatasi jarak akses jangkauan pemancar WiFi. Apabila ingin jangkauan yang lebih jauh, Anda bisa memanfaatkan perangkat khusus, seperti boster yang berfungsi sebagai relay dan mampu menjangkau ratusan meter, bahkan beberapa kilometer ke saru arah (directional). Cara ini adalah memanfaatkan seperangkat acces point yang dapat saling me-relay (bridge) kembali ke beberapa bagian atau titik, sehingga jarak jangkauan akan semakin jauh.

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2009 in Camilan IT

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: