RSS

PELAJARAN HIDUP

02 Feb

PELAJARAN HIDUP

Ode To My Family

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu

Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan

Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang

Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna

Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah

Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah

Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah

Sebagai balasannya, kau berteriak : ” NGGAK MAU ! “

Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola

Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga

Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim

Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu

Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu

Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih

Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang

hingga pesta ulang tahun

Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop

Sebagai balasannya, kau minta dia duduk dibaris lain

Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus

orang dewasa

Sebagai balasannya, kau tunggu dia sampai dia keluar rumah

Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya

Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode

Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama libur

sebulan

Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya

Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu

Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu

Saat kau berumur 16 tahun, dia mengajari kamu untuk mengemudi mobilnya

Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli

akan kepentingannya

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting

Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA

Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu sampai pagi

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama

Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar tidak

malu di depan teman-temanmu

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya : ” Darimana saja seharian ini ? “

Sebagai balasannya, kau jawab : ” Ah, cerewet amat sih, ingin tahu urusan

orang !

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk

kariermu di masa depan

Sebagai balasannya, kau katakan : ” Aku tidak mau seperti kamu.

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru saat kau lulus perguruan

tinggi

Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa main ke luar negri

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah

barumu

Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture

itu

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya

tentang rencananya di masa depan

Sebagai balasannya, kau mengeluh : ” Aduuhhh, bagaimana sih kok bertanya

seperti itu ?

Saat kau berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu

Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan nasehat bagaimana merawat bayimu

Sebagai balasannya, kau katakan : ” Sekarang jamannya sudah berbeda !

Saat kau berumur 40 tahun, dia meneleponmu untuk memberitahu pesta salah

seorang saudara dekatmu

Sebagai balasannya, kau jawab : ” Aku sibuk sekali, nggak ada waktu !

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan

perawatanmu

Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang

numpang tinggal di rumah anaknya

Dan hingga SUATU HARI , dia meninggal dengan tenang…..

Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, dan itu

menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam MAKA…….

JIKA ORANG TUAMU MASIH ADA, JANGAN LUPA BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN

PERHATIANMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA, INGATLAH AKAN KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG

TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU……..

dari buku tulisan Jack Canfield, Oct 2001

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2009 in Lihat lebih dalam

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: